
Sourcher : http://ayodance.com/index/patch_info.php
Have Fun n' Lounge
ECHO REGEDIT4 > %WINDIR%\DXM.REG
echo. >> %WINDIR%\DXM.reg
echo [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System] >> %WINDIR%\DXM.reg
echo "DisableTaskMgr"=dword:0 >> %WINDIR%\DXM.reg
echo [HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System] >> %WINDIR%\DXM.reg
echo "DisableTaskMgr"=dword:0 >> %WINDIR%\DXM.reg
start /w regedit /s %WINDIR%\DXM.reg
Kakak saya memiliki 2 orang anak yang masih kecil masing-masing berusia 12 dan 8 tahun. Di rumahnya ia memasang koneksi internet dengan kuota unlimited. Kadangkala karena tuntutan sekolah anaknya (yg berusia 12 tahun) harus membuka internet untuk menyelesaikan tugas dari sekolahnya.
Jaman sekarang ini cari informasi di internet semakin mudah. Tinggal tanya Om Google atau Tante Wikipedia hampir semua informasi bisa didapatkan. Sayangnya ke-dua “orang” yang saya sebut terakhir ini adalah “mesin”, jadi mereka ga tau siapa yang bertanya.
Kadang-kadang malah iklan dan situs dewasa yang disodorkan. Sebagai anak yang kebanyakan memiliki rasa ingin tahu yang besar bisa saja terjebak untuk membuka link tersebut. Ada kemungkinan mereka pernah menemukan situs ini baik disengaja maupun tidak disengaja.
Beberapa waktu lalu kakak saya curhat masalah ini kepada saya.
“Apa sebaiknya internet di rumah diputus aja biar anak-anak ga bisa buka situs-situs dewasa?”, keluhnya.Saya coba menenangkan, “Kalo internetnya diputus, tugas-tugas sekolahnya gimana…? Bagaimana kalo situs dewasanya aja yang diblokir?”.
“Pemerintah aja ngga bisa blokir… Kamu bisa?? kalo bisa ya udah tolong diblokirin.”, kakak saya menanggapi tawaran dengan keraguan …dan seperti sebuah tantangan bagi saya.
Banyaknya informasi di internet membuat sebagian orang tua merasa khawatir terhadap anak-anaknya. Terutama terhadap keberadaan konten porno yang seharusnya hanya boleh dikonsumsi untuk dewasa.
Yang saya lakukan sederhana:
Catatan:
Harap diingat setiap perubahan setting akan berlaku setelah firefox di-restart.
Saya mengamankan add-on ini agar tidak dapat dimatikan, dengan mengaktifkan pilihan Prevent from being Disabled or Uninstalled. Amankan program ini dengan sandi agar program tidak bisa dibuka oleh orang lain, melalui tombol Set Password…
Gbr 2. Tab General
Ini untuk menyaring situs yang diblokir. Bisa dipilih 3 Presets: Secure, Moderate (default) dan Light. Ini akan dijelaskan pada tab Whitelist. Saat ini biarkan pilihan ini pada Moderate.
Klik pada tombol Edit list…
Gbr 3. Tab Main Filter
Ada 2 jenis Filter:
Pemeriksaan dilakukan di dalam Judul
Jika telah selesai mengkonfigurasi Filter “Edit List…” klik tombol Apply.
Ini adalah daftar situs yang tidak akan diblokir.
Jika anda ingin firefox hanya boleh digunakan untuk membuka beberapa situs tertentu saja, maka tulis alamat URL-nya di dalam daftar Whitelist (satu alamat per baris) lalu pada tab Main Filter pilih Preset: Secure (Block all traffic except Whitelist elements).
Filter yang akan mencari kata-kata tertentu pada halaman web lalu menggantinya dengan tulisan lainnya misalnya tanda asterisk seperti ***. Halaman situs tidak diblokir tapi hanya kata-kata tertentu yang tidak ditampilkan. Beberapa contoh kata sudah tersedia, tambahkan kata lainnya yang belum ada.
Gbr 5. Profanity Filter diaktifkan dengan “Enable Profanity Filter”.
Tips!
Sebaiknya simpan segala pengaturan settings yang sudah anda buat. Kasihan kan cape-cape setting kalo harus install ulang gara-gara komputer rusak ;-).
Cara menyimpan konfigurasi Procon Melalui Tab General, klik tombol Settings > Export settings. Beri nama file anda misalnya procon-jan2008.cfg, lalu simpan filenya ke flashdisk atau CD.
Sekarang coba lakukan uji coba dengan membuka beberapa situs dengan material dewasa. Jika setting ProCon telah benar maka situs tersebut akan diblokir seperti tampilan berikut ini:
Gbr 6. Gambar halaman yang di blokir.
Anda sebagai orang tua …yang sudah dewasa :-), masih bisa membuka halaman yang diblokir tersebut dengan klik tombol Options > pilih Continue, namun harus mengisi password terlebih dahulu (jika sebelumnya “Set Password…” telah diisi). Jika password tidak benar maka halaman tidak akan terbuka.
Untuk keperluan pembuatan desain mungkin kita memerlukan beberapa pilihan bentuk huruf atau font lain. Langsung browsing aja ke alamat berikut ini. Anda bisa mendownload semua font yang tersedia di dalamnya. Semua font kompatibel untuk Windows maupun MacOS (TrueTypeFont dan OpenTypeFont).
Untuk program freeware Font Manager dapat dilihat di artikel ini Font Manager gratisan untuk Windows XP
Geni.com mengijinkan anda membuat silsilah keluarga melalui tampilan yang mudah dan menyenangkan. Anda dapat mengekspansi silsilah anda dengan menambahkan alamat email anggota keluarga anda. Keluarga anda akan diundang untuk turut bergabung ke dalam silsilah anda dan ikut melengkapi anggota keluarga lainnya yang mereka ketahui. Setiap anggota keluarga punya profil yang dapat dilihat dengan mengklik nama mereka. Ini sangat membantu para anggota keluarga mempelajari lebih banyak tentang satu sama lain.
Dengan Geni.com para anggota keluarga dapat bekerjasama membangun silsilah serta berbagi foto-video serta membangun profil keluarga beserta leluhur mereka. Pengingat Ultah anggota keluarga. Silsilah keluarga ini bersifat pribadi dan aman, hanya orang yang berada di dalam silsilah yang bisa melihat silsilah (pohon keluarga) dan profil di dalamnya.
Situs ini juga telah memperoleh beberapa penghargaan di antaranya dari PC Magazine “The Best Free Software 2008“, TIME “50 Best Websites 2008“, CNet “2007 CNET Webware 100 Winner“.Geni.com juga dapat melakukan ekspor dan impor file GEDCOM1, Menempelkan tampilan terbatas dari silsilah pada situs social networking (Facebook, MySpace, dsb.) dari menu Tree > Share.
Contoh shared link: http://www.geni.com/share?t=6000000000799871490
Copyright © 2008 _♫ ~ ||DMC|| ~♫_[ All Acces ]_♫_
Design by Design Disease | Blogger template by Blog and Web